5 Rahasia Dalam Menjalankan Sistem Pre-Order di Bisnis Online

Posted on

Persaingan dunia bisnis yang sangat ketat memungkinkan untuk membuat konsep baru muncul seperti pre-order. Sesuai namanya, bisnis pre-order ini adalah jual beli yang mengharuskan pembeli untuk menunggu pesanan beberapa saat. Dari sistem bisnis seperti ini, tentu saja ada kelebihan dan manfaat yang dihadapi oleh penjual atau pengusaha. Keuntungannya adalah Anda bisa melihat kebutuhan barang yang akan dibuat atau dijual terlebih dahulu dari jumlah pelanggan. Namun kelemahan bisnis pre-order ini bisa membuat konsumen yang tidak sabar merasa kesal. Jadi untuk itu Anda menjalankan bisnis dengan sistem pre-order ini, Anda harus memiliki strategi atau tip. Berikut adalah beberapa tips untuk menjalankan bisnis dengan sistem pre-order agar sukses.

Kolaborasi dengan Vendor Kredibel

Tip pertama menjalankan bisnis dengan sistem pra-penyelenggaraan adalah berkolaborasi dengan vendor yang kredibel. Anda terpaksa menjalankan bisnis pre-order karena bahan atau produk yang ada dari vendor harus menunggu, maka faktor vendor ini harus benar-benar diperhatikan. Agar Anda tidak membuat konsumen kecewa, pastikan Anda bekerja sama dengan vendor yang benar-benar kredibel atau dapat dipercaya. Dari kepercayaan itu, Anda tidak akan ragu untuk dapat menjual barang pre-order ke konsumen. Tetapi sebaliknya jika vendor Anda tidak dapat dipercaya maka ini akan dapat membuat bisnis Anda juga terpengaruh menjadi tidak kredibel. Jadi berhati-hatilah saat memilih vendor saat menjalankan bisnis pre-order.

Tentukan Batas Waktu Pengiriman

Meskipun pembeli mengerti bahwa sistem pre-order ini membuatnya harus menunggu barang yang dipesan, tetapi sebagai pebisnis yang ingin sukses, Anda harus bisa memberikan kepastian kepada mereka. Dengan modal vendor tepercaya Anda tidak perlu ragu untuk memberikan kepastian waktu kepada pembeli. Jadi cobalah untuk menentukan batas waktu pengiriman untuk pembeli. Dengan batas waktu pengiriman dari Anda, konsumen akan merasa lebih lega dan bahagia. Anda dapat memberikan waktu pengiriman Anda sendiri selama satu atau dua hari dari tanggal penentuan jika Anda merasa tidak yakin. Namun pastikan rentang waktu yang Anda buat tidak lebih dari dua hari sehingga konsumen merasa jernih saat menunggunya.

Buat Prosedur Pemesanan yang Jelas

Dalam bisnis dengan sistem pre-order ini, pembeli diharuskan untuk melakukan proses pemesanan terlebih dahulu. Sekarang dalam proses pemesanan ini kondisinya dapat bervariasi dari masing-masing pengusaha. Sebagai contoh ada satu yang mengharuskan pembeli membayar harga keseluruhan barang, ada juga yang mengharuskan membayar setengah harga bahkan ada yang tidak perlu membuat pembeli membayar terlebih dahulu. Kondisi apa pun yang Anda buat untuk pembeli, pastikan prosedurnya jelas. Prosedurnya di sini adalah pemesanan barang. Jangan membuat pembeli bingung dengan prosedur pemesanan sehingga mereka mencegah mereka untuk membeli. Prosedur pembelian ini sangat penting, terutama bisnis pre-order yang Anda jalankan berlangsung di dunia online.

Catat Pesanan dengan Benar

Setelah mendapatkan pemesanan dari pembeli, kami sarankan Anda segera mencatatnya. Rekaman pesanan untuk barang ini memang penting. Ini karena rekaman yang rapi dan bagus akan membuat Anda lebih mudah mengingatnya. Sebaliknya, jika Anda tidak mencatat pesanan dengan baik maka ini bisa menjadi bentuk kelalaian dan dapat membuat Anda mengirim barang yang salah. Anda dapat merekam pesanan Anda sendiri secara langsung di buku agenda atau juga pada catatan aplikasi di ponsel Anda. Sementara itu beberapa hal penting yang perlu diperhatikan adalah nama pembeli, jumlah pesanan dan juga tanggal pesanan. Jika Anda menyertakan pembayaran di muka, perhatikan berapa pembayarannya.

Komunikasi Yang Baik dengan Konsumen

Akhirnya, tips bagi Suskes untuk melakukan bisnis dengan sistem pre-order adalah berkomunikasi dengan baik dengan konsumen. Mulai dari proses pemesanan, pembuatan barang dan juga proses pengiriman hingga penerimaan barang, Anda sebagai penjual harus berkomunikasi dengan baik dengan konsumen. Apalagi jika nanti dalam proses pemesanan menemukan kendala, maka Anda sebagai penjual harus segera dan cepat berkomunikasi dengan pembeli. Komunikasi yang baik itu dilakukan agar tidak ada kesalahpahaman dan juga akhir dari transaksi yang saling memuaskan antara Anda dan pembeli.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *